[̲̲̅̅A̲̲̅̅s̲̲̅̅s̲̲̅̅a̲̲̅̅l̲̲̅̅a̲̲̅̅a̲̲̅̅m̲̲̅̅u̲̲̅̅a̲̲̅̅l̲̲̅̅a̲̲̅̅i̲̲̅̅k̲̲̅̅u̲̲̅̅m̲̲̅̅ ̲̲̅̅W̲̲̅̅a̲̲̅̅r̲̲̅̅o̲̲̅̅h̲̲̅̅m̲̲̅̅a̲̲̅̅t̲̲̅̅u̲̲̅̅l̲̲̅̅l̲̲̅̅a̲̲̅̅h̲̲̅̅i̲̲̅̅ ̲̲̅̅W̲̲̅̅a̲̲̅̅b̲̲̅̅a̲̲̅̅r̲̲̅̅o̲̲̅̅k̲̲̅̅a̲̲̅̅t̲̲̅̅u̲̲̅̅h̲̲̅̅] Motivasi & Inspirasi Super: PROYEK KEBERUNTUNGAN Motivasi & Inspirasi Super: PROYEK KEBERUNTUNGAN Status YM

Monday, 27 August 2012

PROYEK KEBERUNTUNGAN

Percayakah kita pada keberuntungan? Kadang kita bertanya-tanya sendiri, kenapa ada orang yang sepertinya selalu 'beruntung', sedangkan kita sendiri tidak seperti itu. Jawabannya, mungkin bisa kita dapatkan dari hasil penelitian terbaru yang dilakukan Profesor Richard Wiseman dari University of Hertfordshire, Inggris.
Penelitian ini melibatkan sekelompok orang yang merasa hidupnya selalu untung, dan sekelompok lainnya yang merasa hidupnya selalu sial. Sekilas penelitian bernama "Proyek Keberuntungan" ini terkesan main-main, tapi ternyata memang ada perbedaan antara orang yang merasa dirinya selalu beruntung dengan orang yang merasa hidupnya kurang beruntung. Yaitu, tindakannya. Berikut TIGA faktor pembeda menurut Prof. Wiseman : 

1) Terbuka terhadap peluang
Orang beruntung bersikap lebih terbuka terhadap peluang. Mereka lebih peka terhadap adanya peluang, pandai menciptakan peluang, dan tak ragu untuk bertindak ketika peluang itu datang. Semua itu dimungkinkan karena mereka memiliki sikap yang lebih rileks dan terbuka terhadap pengalaman baru. Mereka bersikap lebih terbuka terhadap interaksi dengan orang yang baru dikenal dan menciptakan jaringan sosial baru.
 
2) Mengandalkan intuisi
Keputusan-keputusan penting yang diambil oleh orang beruntung ternyata sebagian besar berdasar atas intuisi (hati nurani), bukannya logika. Tapi mungkin bagi sebagian besar orang, bisikan hati nurani ini akan sulit didengar jika otak dipusingkan dengan penalaran yang tak berkesudahan. Maka itu, orang beruntung umumnya memiliki metode untuk mempertajam intuisi mereka, misalnya melalui meditasi yang teratur. Pada kondisi mental yang tenang dan pikiran yang jernih, intuisi akan lebih mudah diakses. Dan semakin sering digunakan, intuisi kita juga akan semakin tajam.
 
3) Bersikap positif terhadap kehidupan
Orang beruntung itu selalu berprasangka baik bahwa kebaikan dalam hidup akan selalu datang kepadanya, cepat atau lambat. Bagi mereka, setiap situasi selalu ada sisi baiknya. Mereka dengan cepat mampu beradaptasi dengan situasi buruk, dan mengubahnya menjadi keberuntungan. Dengan sikap mental seperti ini, mereka biasanya lebih tahan uji terhadap berbagai halangan dalam hidup mereka dan akan lebih positif dalam berinteraksi dengan orang lain.

Bagaimana dengan Anda..?


0 comments:

Post a Comment