[̲̲̅̅A̲̲̅̅s̲̲̅̅s̲̲̅̅a̲̲̅̅l̲̲̅̅a̲̲̅̅a̲̲̅̅m̲̲̅̅u̲̲̅̅a̲̲̅̅l̲̲̅̅a̲̲̅̅i̲̲̅̅k̲̲̅̅u̲̲̅̅m̲̲̅̅ ̲̲̅̅W̲̲̅̅a̲̲̅̅r̲̲̅̅o̲̲̅̅h̲̲̅̅m̲̲̅̅a̲̲̅̅t̲̲̅̅u̲̲̅̅l̲̲̅̅l̲̲̅̅a̲̲̅̅h̲̲̅̅i̲̲̅̅ ̲̲̅̅W̲̲̅̅a̲̲̅̅b̲̲̅̅a̲̲̅̅r̲̲̅̅o̲̲̅̅k̲̲̅̅a̲̲̅̅t̲̲̅̅u̲̲̅̅h̲̲̅̅] Motivasi & Inspirasi Super: BRYAN ADAMS TUKANG CUCI PIRING YANG JADI BINTANG Motivasi & Inspirasi Super: BRYAN ADAMS TUKANG CUCI PIRING YANG JADI BINTANG Status YM

Tuesday, 6 November 2012

BRYAN ADAMS TUKANG CUCI PIRING YANG JADI BINTANG

Penyanyi kenamaan Bryan Adams, kelahiran 5 November 1959, memulai kariernya benar-benar dari bawah. Ketika usianya 14-an tahun ia bekerja sebagai tukang cuci piring, penjual makanan untuk binatang peliharaan, dan sebagainya agar ia bisa menabung untuk mengganti gitar lamanya.
 
Setelah itu ia ikut audisi sebuah band kecil yang tengah mencari seorang gitaris di North Vancouver, Kanada. Saat itu orangtuanya sudah bercerai dan ia memilih tinggal bersama ibunya di Kanada. Karena band itu belum memiliki vokalis, Adams "dipaksa" untuk jadi vokalis sementara. Namun karena tak kunjung mendapatkan vokalis, Adams cukup lama menjadi vokalis band itu. Ini sebenarnya menyenangkannya karena ia memang ingin jadi penyanyi. 

Di usianya yang ke-15 ia memutuskan berhenti sekolah dan memilih menjadi penyanyi di klub-klub malam. Sambil begitu ia bekerja sebagai backing vocal di studio CBC (Canadian Broadcasting Corporation). Pada tahun 1978 saat usianya 18 tahun, ia bertemu Jim Vallance seorang drummer yang kemudian memilih jadi penulis lagu. Bersama Vallance ia melahirkan sejumlah lagu untuk dinyanyikan oleh penyanyi-penyanyi tenar di Kanada saat itu. 

Baru pada tahun 1980 Adams membuat album sendiri berjudul Bryan Adams. Disusul kemudian album berikutnya setahun kemudian. Publik di Indonesia mungkin banyak yang baru tahu Bryan Adams pada awal tahun 1990-an ketika lagu (Everything I do) I Do It for You mencapai top hit dunia hingga bertahan selama 16 minggu di beberapa negara. Lagu itu juga menjadi sound track film Robin Hood: Prince of Thieves (1991) yang dibintangi Kevin Costner. Berkat lagu itu ia meraih Grammy Award tahun 1991. 

Adams adalah sedikit dari penyanyi yang meraih banyak penghargaan. Ia mendapat 56 nominasi dari Juno Awards, 15 nominasi Grammy Award, dan sejumlah penghargaan lain dari berbagai negara. Menurutnya, rahasia suksesnya adalah karena ia menulis lagu untuk dirinya sendiri, bukan mewakili perasaan orang lain. Namun ia tak pernah memikirkan kariernya akan seperti apa. "Saya tak tahu akan sukses di musik, yang saya tahu saya melakukan sesuatu untuk musik. Mungkin saya akan mendapat pekerjaan di toko musik, atau menjadi personel band. Saya tak pernah memikirkan untuk jadi bintang," tuturnya. 

Dan ternyata, seperti para bintang lainnya, dengan fokus ke musik yang digelutinya tanpa memikirkan akan jadi apa kelak, justru mengantarkannya jadi bintang dengan segala kelebihannya. 


Comments
1 Comments

1 comments:

  1. sangat inspiratif. berawal dari kesederhanaan dan tidak ada angan-angan muluk, akhirnya mencapai sesuatu yang melebihi dari yang diinginkan.

    ReplyDelete