[̲̲̅̅A̲̲̅̅s̲̲̅̅s̲̲̅̅a̲̲̅̅l̲̲̅̅a̲̲̅̅a̲̲̅̅m̲̲̅̅u̲̲̅̅a̲̲̅̅l̲̲̅̅a̲̲̅̅i̲̲̅̅k̲̲̅̅u̲̲̅̅m̲̲̅̅ ̲̲̅̅W̲̲̅̅a̲̲̅̅r̲̲̅̅o̲̲̅̅h̲̲̅̅m̲̲̅̅a̲̲̅̅t̲̲̅̅u̲̲̅̅l̲̲̅̅l̲̲̅̅a̲̲̅̅h̲̲̅̅i̲̲̅̅ ̲̲̅̅W̲̲̅̅a̲̲̅̅b̲̲̅̅a̲̲̅̅r̲̲̅̅o̲̲̅̅k̲̲̅̅a̲̲̅̅t̲̲̅̅u̲̲̅̅h̲̲̅̅] Motivasi & Inspirasi Super: MEMBANGUN USAHA SAMA DENGAN MEMBANGUN MANUSIA Motivasi & Inspirasi Super: MEMBANGUN USAHA SAMA DENGAN MEMBANGUN MANUSIA Status YM

Saturday, 8 December 2012

MEMBANGUN USAHA SAMA DENGAN MEMBANGUN MANUSIA

Ibarat manusia, sebuah usaha juga tumbuh mengikuti sebuah siklus. Dari tiada, menjadi ada, tumbuh berkembang, menjadi besar, hingga langgeng atau bahkan mati, semua mengalami proses layaknya kehidupan manusia.

Perusahaan juga butuh dirawat, diberi makan dan asupan gizi, untuk bisa terus berkembang. Selain itu, sebuah usaha, juga pastinya mengalami ujian dan cobaan, seperti juga manusia yang tak lepas dari halangan dan tantangan. Karena itu, ada beberapa hal yang bisa kita lakukan, untuk merawat dan menumbuhkembangkan usaha, agar bisa menjadi ”dewasa” dan mampu mandiri...

Kembangkan Imajinasi
Otak manusia akan lebih berkembang jika sering digunakan. Albert Einstein menyebut, ”Imajinasi lebih penting dari pengetahuan.” Karena itu, sebagai sebuah perusahaan, biasakan untuk mencari ide-ide baru yang bisa dimaksimalkan untuk perkembangan perusahaan. Lakukan brainstorm ide dengan seluruh komponen di perusahaan, dari level apa pun.

Selalu penuhi diri dengan pertanyaan
Sejarah manusia berkembang karena selalu muncul pertanyaan. Misalnya, pesawat tercipta karena pertanyaan mengapa manusia tidak bisa terbang seperti burung. Begitu juga dengan penemuan lain di dunia. Sebagai sebuah perusahaan, kita bisa terus membiasakan diri untuk bertanya: ”Apa yang harus kita lakukan untuk membuat usaha jadi lebih baik dan lebih baik lagi?”

Memaksimalkan intuisi
Intuisi kadang disebut hanya sebagai ”hasil tebakan” yang jitu. Padahal, intuisi bisa dilatih. Layaknya seorang pelatih sepakbola yang mampu menemukan bakat tersembunyi dari seorang calon maestro bola, ia bukan sekadar asal tebak. Begitu juga dalam bisnis. Intuisi bisa makin terlatih karena referensi pengalaman yang dikombinasikan dengan aneka pengetahuan. Dengan intuisi yang makin tajam, kita bisa memilih dan memilah, bisnis apa saja yang akan jadi booming sehingga kita bisa memaksimalkan keuntungan. Salah satu cara untuk mengasah intuisi adalah dengan membiasakan diri berpikir kreatif. Menurut Yoris Sebastian, yang dikenal sebagai ikon kreatif Indonesia, untuk menjadi kreatif, kita harus bisa berpikir out of the box, namun selalu bertindak inside the box.

Menguatkan pikiran-pikiran positif
Inilah rahasia banyak orang sukses di dunia. Dengan pola pikir yang positif, ada banyak halangan dan rintangan yang bisa diatasi. Begitu juga dengan sebuah perusahaan. Di tengah badai krisis atau iklim persaingan yang ketat, pikiran positif bisa menjadi solusi nyata. Coba kita tengok persaingan di industri telekomunikasi. Jika masing-masing perusahaan tak punya landasan pikiran positif yang kuat, barang kali persaingan yang terjadi hanya akan didominasi pemimpin pasar. Tapi, ternyata, masing-masing mampu berinovasi dengan segala kelebihan dan kekurangannya yang membuat setiap operator memiliki pelanggan setia.


0 comments:

Post a Comment