[̲̲̅̅A̲̲̅̅s̲̲̅̅s̲̲̅̅a̲̲̅̅l̲̲̅̅a̲̲̅̅a̲̲̅̅m̲̲̅̅u̲̲̅̅a̲̲̅̅l̲̲̅̅a̲̲̅̅i̲̲̅̅k̲̲̅̅u̲̲̅̅m̲̲̅̅ ̲̲̅̅W̲̲̅̅a̲̲̅̅r̲̲̅̅o̲̲̅̅h̲̲̅̅m̲̲̅̅a̲̲̅̅t̲̲̅̅u̲̲̅̅l̲̲̅̅l̲̲̅̅a̲̲̅̅h̲̲̅̅i̲̲̅̅ ̲̲̅̅W̲̲̅̅a̲̲̅̅b̲̲̅̅a̲̲̅̅r̲̲̅̅o̲̲̅̅k̲̲̅̅a̲̲̅̅t̲̲̅̅u̲̲̅̅h̲̲̅̅] Motivasi & Inspirasi Super: PERBANYAK ENERGI HILANGKAN LETIH Motivasi & Inspirasi Super: PERBANYAK ENERGI HILANGKAN LETIH Status YM

Thursday, 28 February 2013

PERBANYAK ENERGI HILANGKAN LETIH

Keletihan sering melanda kita. Banyak yang merasa, hari baru separuh dijalankan, tetapi keletihan sudah melanda. Sisa hari akhirya hanya dilalui begitu saja dengan lesu tanpa semangat. Berikut adalah beberapa penyebab keletihan. Dengan mengidentifikasi penyebab tersebut, kita bisa sadari apa yang sebenarnya perlu dilakukan untuk meningkatkan level energi kita.

 
1. Membawa kelebihan lemak
Tanpa kita sadari, lemak berlebih merupakan 'beban hidup' yang kita bawa ke manapun kita pergi. Bayangkan memiliki 5 kg lemak ekstra, dan pada saat yang sama tidak memiliki otot yang kuat (karena raga jarang diolah).

2. Mengkonsumsi makanan yang 'melelahkan'
Makanan gorengan, karena kadar racun yang tinggi di dalamnya, memaksa tubuh untuk bekerja keras melakukan proses detoksifikasi. Nah, apabila makanan gorengan ini kita jadikan kebiasaan, maka tubuh kita akan senantiasa merasa letih karena bekerja tiada henti, walaupun dari luar kita tidak terlihat sedang beraktivitas tinggi.

3. Kurang tidur
Tidur seringkali diremehkan dan dikorbankan demi masih menjalankan aktivitas yang kita suka, seperti menonton, ngobrol, atau bahkan masih bekerja. Seperti battery yang harus di-recharged, sebaiknya sampai penuh (tanpa berlebihan), tetapi juga jangan sampai hanya setengah. Pernahkah terpikir oleh kita? Kalau battery sudah habis tetapi masih dipaksakan untuk dinyalakan terus-menerus, apa yang akan menjadi konsekuensinya pada perangkat tersebut?

Semoga menyadari ketiga hal ini, kita lebih bijak dalam menjalankan kebiasaan hidup yang lebih tepat. Pilihan ada di tangan kita, dan apabila kita yang menentukan dan menjalankan pilihan-pilihan tersebut, tidak ada gunanya menyalahkan orang lain apabila kita harus menerima konsekuensinya.

Stay strong!


0 comments:

Post a Comment